Minggu, 02 November 2008

My Impression about My Lovely University

Pertama kali saya masuk UPI yaitu ketika test SNMPTN, kebetulan kebagian di gedung FPTK. Waktu itu saya hanya melihat bagian depan UPI. Megah memang, tetapi kurang bersih tempatnya. Tulisan yang gede ngejeblag di depannya aja kotor.

Kemudian waktu pengumuman SNMPTN, ternyata diterima di UPI, saya harus registrasi ke universitas yang bertengger di Jalan Setiabudhi ini. Ditemani ayah, saya berjalan ke BAAK. Lalu dibawa kakak tingkat Bahasa Inggris ke Partere untuk mengisi-ngisi angket. "Luas juga ini kampus, " pikir saya.

Hari pertama kuliah rasanya ingin sekali segera belajar, ingin tahu bagaimana sih rasanya jadi 'mahasiswa'. Akan tetapi, kesan yang muncul pada saat itu, tak disangka cape, pusing, dan lapar. Cape berangkat dari kosan menanjak, belum sampai di kampus harus naik tangga gara-gara lift mati. Pusing cari ruangan dan belum nemuin temen yang sekelas, muter-muter aja di kampus. Lapar , siang hari lagi puasa..

Walaupun begitu, sesudah lift nyala lagi, ternyata tidak sesulit waktu perdana pergi ke kampus. Sekarang saya senang belajar di gedung FPBS. Tempatnya sejuk, nyaman, tidak bising, dan masih bersih. Walau kadang bete, tidak ada kantinnya.

Saya tahu area UPI ketika MIMOSA. Saya sering berada di Lapangan Berdebu yang emang debu semua. Waktu itu saya masuk ke gimnasium, PKM, dan FPBS. Tak ketinggalan mesjid Al-Furqon yang begitu megahnya. Setelah saya kuliah di sini, saya hampir tahu semua wilayah UPI. Mulai dari FPMIPA, FPIPS, FIP, FPOK, FPBS, FPTK, Upinet, perpustakaan, tempat UKM-UKM, hingga kolam renang yang terpencil.

Keindahan terpancar dari UPI sewaktu saya berada di kosan. Kenapa di kosan? Kalau abis nyuci baju, saya menjemurnya di atas kosan ketinggian 3 lantai, terbuka tempatnya. Saya bisa melihat betapa megah, kokoh, luas, dan agungnya, UPI berdiri di depan mata saya. Apalagi ketika malam tiba, suasana ditemani bintang-bintang, walau gelap, tetapi UPI tetap indah di pandangan saya.

Ternyata Universitas yang satu ini pantas jadi idola. Selain gedungnya luas, tempatnya juga nyaman, aman, dan masih sejuk karena masih ada pepohonan yang setia menjaga kita dari polusi dan efek pemanasan global. Kondusif banget untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Bahagia deh di UPI. Nggak menyesal kuliah disini. Orang-orangnya juga masih tergolong baik-baik..^